:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2217170/original/023597400_1526546927-iStock-922447088.jpg)
Liputan6.com, Jakarta "Minum es terus....," Biasanya itu yang diungkapkan orangtua ketika anaknya radang tenggorokan. Namun benarkah minum es memicu radang tenggorokan?
Menurut dokter Reza Fahlevi dari Klikdokter.com, minum es bukanlah penyebab utama radang tenggorokan. Namun, perlu diingat bahwa beberapa faktor fisik, seperti udara yang dingin dan kering bisa membuat lapisan mukosa pada tenggorokan anak mengalami iritasi. Dengan kata lain, minum es bisa meningkatkan risiko seorang anak untuk mengalami radang tenggorokan.
Lapisan mukosa tenggorokan anak masih sangat tipis sehingga mudah sekali terbentuk luka-luka kecil tak kasat mata akibat adanya iritasi. Nah, mukosa yang teriritasi akan lebih mudah mengalami peradangan dan terinfeksi oleh virus dibandingkan dengan lapisan mukosa yang normal.
Laiknya kulit, lapisan mukosa pada daerah tenggorokan merupakan lapisan pertahanan terluar dari berbagai ancaman yang datang dari lingkungan, seperti virus atau bakteri. Jika bagian tersebut rusak, misalnya akibat iritasi yang disebabkan oleh minum es terlalu sering, kuman akan dengan mudahnya masuk dan menyebabkan peradangan.
Tak hanya itu, pada anak yang sudah mengalami radang tenggorokan, minum es terlalu sering juga akan menghambat proses penyembuhan, karena jaringan mukosa yang sudah diperbaiki dapat kembali rusak oleh iritasi akibat es.
http://bit.ly/2U1lf4F
April 09, 2019 at 09:00AM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2U1lf4F
via IFTTT
No comments:
Post a Comment