:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2523027/original/059978000_1544596118-20181212-Ma_ruf-Amin-5.jpg)
Liputan6.com, Bengkulu - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyebut kelompok Intoleransi berpotensi menunggangi aturan untuk merusak keutuhan berbangsa. Ma'ruf berpendapat perlu memperkuat aturan dan pondasi negara untuk mencegah hal tersebut.
"Kelompok intoleran bisa menggunakan lubang itu. Karena itu siapa saja yang tidak sesuai dengan Pancasila akan merusak harmonis itu harus dibubarkan di Indonesia ini. Jangan sampai ada," ujar Ma'ruf dalam Dialog Antar Umat Beragama di Bengkulu, Rabu (20/3/2019).
Menurut Ma'ruf, Indonesia dilahirkan atas kesepakatan para pendiri bangsa terhadap ideologi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menolak apabila ada ideologi lain yang masuk dan menggantikan Pancasila sebagai dasar negara.
"NKRI kan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau khilafah bukan NKRI. Negara kesatuan khilafah. Bubar itu NKR-inya, padahal bagi kita, NKRI harga mati," tegas Ma'ruf.
https://ift.tt/2FfCp9d
March 20, 2019 at 05:07PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2FfCp9d
via IFTTT
No comments:
Post a Comment