:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2756495/original/041340300_1553077371-kuala-lumpur-170985_1280.jpg)
5. Menara KL
Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di menara KL sebagai referensi tempat wisata Malaysia. Mulai dari melihat kota dari ketinggian, menantang nyali di Skybox, melihat mini zoo, hingga merasakan F1 Simulator. Namun, untuk menikmati berbagai fasilitas di sana memang harus merogoh kocek.
6. Brickfields
Di tengah gedung-gedung tinggi modern di Kuala Lumpur, terselip salah satu kawasan yang sarat nilai budaya, yaitu Brickfields atau Little India. Di kawasan ini, selain banyak warga keturunan India yang bermukim dan menjadi tempat wisata budaya, terdapat pula pusat perniagaan.
Dengan trotoarnya yang luas, wisatawan dapat menikmati tempat ini dengan nyaman. Kamu bisa mengunjunginya saat perayaan Deepavali untuk melihat kemeriahannya. Itulah mengapa Brickfields masuk ke dalam tempat wisata Malaysia.
7. Masjid Jamek
Dibangun pada tahun 1909, menjadikan masjid Jamek termasuk salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur. Wisatawan tidak hanya dapat berkunjung untuk beribadah, tapi penganut non-muslim juga dapat menikmati keindahan masjid tua yang masih terjaga hingga saat ini.
Sebagai bukti multikultur di Malaysia, masjid ini mengadaptasi gaya Moorish atau Mughal India yang berciri lengkungan di bagian dindingnya. Sementara itu bagian teras masjid mengingatkan pada Masjid Nabawi di Madinah yang memakai penutup.
8. Dataran Merdeka
Tempat wisata Malaysia ini berada sangat dekat dengan masjid Jamek dan menjadi lokasi favorit wisatawan saat ke Kuala Lumpur. Di sana, kamu dapat melihat lapangan luas dengan banyak bangunan kuno di sekitarnya.
Menurut sejarah, lapangan di kawasan Dataran Merdeka adalah saksi bisu saat bendera Malaysia dikibarkan pertama kali pada 31 Agustus 1957. Sementara itu, beberapa bangunan pada masa kolonial masih kokoh berdiri, seperti National History Museum.
Saat berada di sana, jangan lewatkan untuk berkunjung ke Kuala Lumpur City Gallery dan berfoto dengan tanda 'I Love KL' yang ikonik.
9. Pasar Seni
Sebagai salah satu negara bekas jajahan Inggris, kamu bisa melihat bangunan bergaya Inggris di Pasar Seni atau Central Market. Pasar ini sudah ada sejak tahun 1888. Untuk mengunjungi kawasan ini, sama sekali tidak dipungut biaya.
Namun, ketika kamu tertarik untuk membeli suvenir untuk oleh-oleh, baru Kamu perlu merogoh kocek. Ada banyak barang etnik dijual di sana. Kamu pun akan merasa nyaman saat berbelanja karena bersih dan dingin.
https://ift.tt/2TjMwyI
March 20, 2019 at 08:40PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2TjMwyI
via IFTTT
No comments:
Post a Comment